Minggu, 30 Juni 2013

SISTEM SIRKULASI DARAH MANUSIA




DISUSUN OLEH:
NOVANDA BAYU LAKSONO
NIM : C31120792
  

·       JANTUNG
Jantung merupakan pusat dari sistem peredaran darah manusia dan hewan lainnya. Jantung pada manusia memiliki 4 ruangan. Ruangan bagian atas merupakan "serambi jantung" sedangkan dua ruang dibawahnya disebut sebagai "bilik jantung". Sekat yang menghubungkan antara bilik dan serambi jantung bagian kanan disebut valva bikuspidalis. Berbeda dengan sebelah kanan, bilik dan serambi sebelah kiri terdapat valva trikuspidalis yang berjumlah tiga buah otot. Dari beberapa literatur yang kami dapatkan, perbedaan jumlah valva ini sebenarnya merupakan hasil dari adaptasi manusia karena jumlah katup ini mencerminkan kerja dari bagian jantung. Maksudnya bagian sebelah kanan fungsinya hanya memompakan darah kotor ke arteri pulmonalis. Nah bagian yang sebelah kiri bekerja lebih berat sehingga valva trikuspidalis menjaga aliran darah sehingga tidak balik ke jantung. Hal ini dikarenakan fungsi dari bilik kiri jantung memompakan darah bersih ke seluruh tubuh melalui aorta.Fungsi dari bagian jantung sebelah kiri yang lebih berat itulah (memompa darah ke seluruh tubuh) sehingga dibutuhkan otot jantung yang lebih kuat, Oleh karena itu, otot jantung sebelah kiri memiliki massa lebih besar (lebih tebal) dibandingkan dengan otot jantung pada dinding sebelah kiri.
1)   Bagian kanan dari jantung 
Atrium kanan berupa dinding tipis yang menerima darah vena yang teroksigenasi dari jaringan-jaringan perifer melalui vena cava superior dan inferior dan dari otot jantung melalui sinus coronaria. Kebanyakan dari venous return mengalir dengan pasif dari atrium kanan melalui katup trikuspid yang terbuka ke ventrikel kanan selama diastol ventrikuler. Sisa dari venous return secara aktif didorong oleh atrium kanan selama atrium sisitol atau kontraksi.Ventrikel kanan atau otot pemompa datar yang berada di belakang sternum ventrikel kanan menghasilakan tekanan sekitar 25 mmHg untuk menutup katup trikuspid, untuk membuka katup pulmonik dan untuk mendorong darah ke dalam arteri pulmonalis dan paru-paru. Beban kerja ventrikel kanan berbeda dibandingkan dengan ventrikel kiri karena sistem pulmonary adalah sebuah sistem bertekanan rendah yang membebankan sedikit tahanan pada aliran.Ventrikel kanan, menerima darah dari atrium kanan yangkemudian dipompakan ke paru melalui arteri pulmonalis.
 2)   Bagian kiri dari jantung
Setelah darah dioksigenasi dalam paru-paru, darah akan mengalir bebas dari empat vena pulmonalis ke atrium kiri. Darah lalu mengalir melalui katup mitral yang terbuka ke dalam ventrikel kiri selama diastol ventrikuler. Ketika ventrikel kiri hampir penuh, atrium kiri berkntraksdi memompa darah masuk ke ventrikel kiri. Akhirnya dengan kontraksi sisitol ventrikel kiri menghasilkan tekanan sekitar 120 mmHg untuk menutup katup mitral dan membuka katup aortik  Darah didorong ke aorta dan amsuk ke sirkulasi sistemik arteri.Ventrikel kiri berebentuk  elips dan yang terbesar dan banyak terdapat otot dalam jantung. Dindingnya 2 sampai 3 kali tebalnya dinding ventrikel kanan. Ventrikel kiri menghasilkan tekanan yang lebih tinggi dari pada ventrikel kanan karena ventrikel kiri harus berkontraksi melawan tekanan tinggi sirkulasi sistemik, yang membebankan tahanan yang lebih besar pada aliran jika tekanan meningkat dalam sisitem sirkulasi (hipertensi) berarti ada tahanan yang lebih besar. Lalu ventriel kiri harus menghasilakan tekanan yang lebih tinggi untuk membuka katup aortik dan mengosongkan isinya, meningkatkan beban kerja ventrikel kiri. Darah didorong di aorta seluruhnya sirkulasi sistemik ke jaringan tubuh. Darah kembalai ke atrium kanan karena perbedaan tekanan. Tekanan darah di aorta pada oranga dewasa muda adalah sekitar 100-120 mmHg, sedangkan tekanan darah di atrium kanan adalah sekitar 0-5 mmHg. Perbedaan dalam tekanan menghasilakan tekanan gradien, sehingga darah mengalir dari yang bertekanan tinggi ke yang bertekanan Ventrikel kiri, menerima darah dari atrium kiri kemudianmemompakannya ke seluruh tubuh melalui aorta.Kedua ventrikel dipisahkan oleh sekat yang disebut septum ventrikel.
·       PEREDARAN DARAH
Secara umum system sirkulasi darah(Peredaran Darh)  dalam tubuh manuasia terbagi menjadi dua, yaitu :
1. Sistem sirkulasi umum(sistematik) : sirkulasi darah yang mengalir dari jantung kiri ke sluruh tubuh dan kembali ke jantung kanan.
2. Sistem sirkulasi paru”(pulmoner) : sirkulsi darah yang mengalir dari jantung kanan ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung kiri.
Bila ventrikel kiri berkontraksi darah dipompa ke seluruh tubuh melalui aorta (nadi besar). Darah yang mengalir ini kaya akan oksigen dan nutrisi. Di jaringan tubuh nutrisi dan oksigen diambil oleh sel-sel tubuh. Kemudian sel melepaskan CO2 dan sisa metabolisme yang kemudian diangkut oleh darah melalui pembuluh vena cava superior dan vena cava inferior kembali menuju atrium kanan. Pola peredaran ini disebut peredaran darah besar.. Dari atrium kanan darah dipompa masuk ke ventrikel kanan lalu mengalir meninggalkan jantung menuju ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Darah yang mengalir ini membawa banyak CO2 yang hendak dibuang. Di paru-paru CO2dilepaskan dan oksigen diikat, lalu darah mengalir melalui vena pulmonaliskembali ke jantung masuk ke atrium kiri. Pola peredarah ini disebut peredaran darah kecil. Dari atrium kiri darah masuk ke ventrikel kiri, dan siklus yang sama terulang. Perlu diperhatikan bahwa kontraksi atrium kanan dan kiri berlangsung bersamaan. Demikian pula kontraksi ventrikel kanan dan kiri juga bersamaan. Jadi aliran darah pada peredaran darah besar dan kecil berlangsung serentak, dan bukannya bergantian. Saat ventrikel berkontraksi timbul tekanan yang disebut tekanan sistole. Saat ventrikel berelaksasi masih ada tekanan yang disebut tekanan diastole. Umumnya pada orang muda yang sehat besarnya tekanan sistole dan diastole adalah 120/80 mmHg. Tekanan darah ini akan semakin tinggi sejalan dengan pertambahan usia. Sebenarnya masalah tekanan sistole dan diastole ini juga terjadi pada saat kontraksi atrium. Jadi ada sistole atrium dan diastole atrium. Tapi di dunia medis konteks tekanan sistole dan diastole tampaknya lebih mengacu pada kontraksi ventrikel.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar