Minggu, 30 Juni 2013

PENGUJIAN SIFAT DAN REAKSI KIMIA LEMAK
                                           


             
DISUSUN OLEH:
NOVANDA BAYU LAKSONO
 
A.   TEORI
        Lemak merupakan senyawa yang tidak laarut dalam air. Lemak adaah salah satu bentuk dari lipida dalam tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi. Lemak adalah salah  satu bentuk dari lipida dalam tubuh yang berfungsi sebagai sumber energi. Hidrolisa dari suatu lemak akan di hasilkan satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak. Lemak dan minyak keduanya adalah lemak sederhana, perbedaannya terletak pada banyaknya  ikatan rangkap (ketidak jenuh).
Lemak dan minyak termasuk dalam kelompok lipid, yang pada umumnya bersifat tidak larut dalam air.Leamak merupakan bahan padat pada suhu kamar, disebabkan kandungan yang tinggi akan asam lemak jenuh yang secara kimia tidak mengandung ikatan rangkap, sehingga mempunyai titik lebur yang lebih tnggi. Asam lmak jenuh yang terdapat di alam adalah asam palmitat dan asm streat.
Minyak merupakan bahan cair di antaranya disebabkan rendahnya kandungan asam lemah jenuh dan tingginya kandungan asam lemak yang tidak jenuh, yang memiliki satu atau lebih ikatan rangkap diantara atm-atom karbonnya, sehingga mempunyai titik lebur yang rendah untuk menghilangkan ikatan rangkap bisa di lakukan dengan cara hidrogenesi yang dapat merubah dari bentuk cair ke bentuk padat.
B.   ALAT DAN BAHAN
                               I.            Alat
·         Tabung reaksi
·         Rak tabung reaksi
·         Pipet Volume
                            II.            Bahan
·         Akuades
·         Bensin
·         Na2CO3
·         Eter
·         Minyak kelapa
C.   CARA KERJA
a.       Siapkan 4 tabung reaksi
b.      Tabung pertama diisi dengan 1 mL akuades, tabung kedua diisi 1 mL bensin, tabung ketiga diisi dengan 1 mL Na2CO3  dan tabung keempat diisi dengan 1 mL Eter
c.       Tabahkan 1 mL minyak kelapa pada masing-masing tabung
d.      Kocok sampai homogen dan biarkan beberapa saat
e.       Amati perubahan yang terjadi
f.       Ulangi percobaan 1 kali lagi
D.   HASIL PENGAMATAN
no
Jenis larutan
Hasil pengamatan
1
Aquades dan minyak
Tidak tercampur dan berubah warna menjadi putih tulang (terdapat emulsi )
2
Bensin dan minyak
Tercampur menjadi warna berubah keruh (larut sempurna)
3
Na2CO3 dan minyak
Tidak tercampur dan terdapat cincin pembatas dan minyak menjadi minyak putih tulang ( ada emolsi )
4
Eter dan minyak
Larutan masih menyatu dan warna menjadi cerah (larut sempurna )
E.   PEMBAHASAN

Tabung pertama di isi dengan 1 mL aquades di tambahkan dengan 1 mL minyak, menghasilkan perubahan warna menjadi putih tulang dan terdapat emulsi namun kedua larutan tersebut tidak tercampur. Tabung kedua di isi dengan  1 mL bensin di campur dengan 1 mL minyak, menghasilkan reaksi perubahan berupa larutan berubah warna menjadi keruh dan kedua larutan tercampur menjadi larut sempurna. Tabung ketiga di isi dengan 1 mL Na2CO3  di campur dengan 1 mL minyak, menghasilkan reaksi berupa minyak berubah warna menjadi putih tulang namun kedua larutan tidak tercampur dan terdapat cincin pembatas. Pada tabung keempat diisi dengan eter sebanyak 1 mL kemudian di campur dengan minyak sebanyak 1 mL menghasilkan reaksi berupa perubahan pada larutan tersebut menjadi cerah dan kedua larutan menyatu menjadi larut sempurna.
F.    KESIMPULAN
Dari praktikum yang telah saya lakukan dapat disimpulkan :
1.      Minyak hanyak dapat bercampur pada larutan tertentu dan membentuk larutan sempurna.
2.      Minyak bercampur dengan larutan yang mengandung –OH dapat menyatu dan membentuk larutan yang sempurna.

1 komentar: